PRESS RELEASE
AUDIENSI PENGAWASAN APBD 2025
MPH Merah Putih Hitam DPC Subang
Subang, 2 Maret 2026
MPH Merah Putih Hitam DPC Subang secara terbuka mempertanyakan klaim “pemangkasan drastis hibah” dalam APBD 2025 Kabupaten Subang. Fakta anggaran berbicara lain.
Dalam audiensi bersama DPRD dan Pemerintah Kabupaten Subang, MPH membeberkan data resmi:
- Belanja Hibah: Pagu Rp91,48 miliar, realisasi Rp61,08 miliar (66,77%).
Jika benar dipangkas besar-besaran, mengapa Rp61 miliar tetap cair? - Belanja Modal (Infrastruktur): Realisasi 90,81%.
Tidak ada lonjakan signifikan yang menunjukkan limpahan dana hibah ke pembangunan jalan. - Belanja Barang dan Jasa: Realisasi 103,59%.
Belanja operasional justru membengkak. - Belanja Pegawai: Tetap di atas Rp1,1 triliun.
Struktur APBD masih berat pada birokrasi, bukan rakyat.
MPH menilai telah terjadi ketidaksinkronan antara narasi publik dan realitas dokumen anggaran. Jika hibah benar “dipangkas demi rakyat”, maka rakyat berhak tahu: dipangkas dari angka berapa, dialihkan ke mana, dan proyek apa yang benar-benar dibangun?
Rp61,08 miliar bukan angka kecil. Dana sebesar itu tidak mungkin cair tanpa DPA, SPM, dan SP2D. Artinya, ini keputusan sadar — bukan kekeliruan teknis.
MPH mendesak:
- Buka daftar lengkap penerima hibah.
- Jelaskan dasar pertimbangan dan output program.
- Tunjukkan bukti konkret pengalihan ke infrastruktur.
“Transparansi tidak bisa diganti dengan narasi. Jika pemangkasan memang besar, tunjukkan datanya. Jika tidak, berhenti menjual cerita efisiensi.”
MPH Merah Putih Hitam DPC Subang menegaskan akan terus mengawal APBD 2025 hingga terang-benderang. Uang rakyat tidak boleh dikelola dalam ruang gelap.
Red by JP

